Mudah Lapar? Tidak Selalu Butuh Makanan atau Kena Cacingan



Rasa lapar tidak selalu berarti Anda butuh makanan. Inilah yang membuat diet Anda kerap berantakan, karena selalu memenuhi keinginan rasa lapar Anda. Padahal bisa jadi rasa lapar Anda bukan karena Anda kurang makan, tapi beberapa hal ini:

1. Butuh Cairan

Rasa haus dan lapar terkadang sulit dibedakan. Sering kali rasa haus disalahartikan menjadi rasa lapar. Sehingga bukannya mencari air, Anda malah mencari makanan.

2. Sering Begadang

Kurang tidur dapat menyebabkan lonjakan kadar ghrelin, hormon yang merangsang nafsu makan, serta penurunan kadar leptin, hormon yang menyebabkan perasaan kenyang, begitu kata Rumsey. Tidur yang sedikit membuat Anda cenderung merasa lelah ketika bangun. Akibatnya, sistem pada tubuh Anda yang sangat membutuhkan energi, memicu hasrat untuk mengonsumsi gula.

3. Kelebihan Karbo

Karbohidrat seperti nasi, pasta, kue kering, biskuit, dan mie meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, lalu terjun bebas (drop)  dengan cepat pula. Penurunan kadar gula darah inilah yang menyebabkan Anda merasa lapar.

4. Faktor Stress

Saat Anda sedang tegang, sistem Anda meningkatkan produksi hormon stres adrenalin dan kortisol. Kadar hormon yang meningkat ini menipu sistem Anda sehingga berpikir mendapat serangan dan membutuhkan energi, sehingga nafsu makan Anda mulai mengamuk. Stres juga mengurangi kadar seretonin kimia otak, dan itu bisa membuat Anda merasa lapar saat tidak tidur.

5. Kurang Protein

“Protein tidak hanya tinggal di perut Anda dan meningkatkan perasaan kenyang tapi terbukti efektif menekan nafsu makan,” kata Alissa. Acuan Label Gizi Indonesia menyatakan bahwa kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata 60 gram per hari.