Osteoporosis


Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penipisan dan hilangnya densitas tulang (massa tulang) yang berkelanjutan, yang membuat tulang menjadi lebih keropos, rapuh, dan mudah patah akibat trauma kecil. Penurunan tinggi badan dan nyeri punggung sering terjadi. Wanita lebih berisiko osteoporosis setelah masa menstruasinya berakhir (menopause). Patah tulang akibat osteoporosis lebih sering terjadi pada panggul, pergelangan tangan atau tulang belakang, namun semua tulang dapat terkena. Beberapa tulang yang sudah rusak tidak dapat sembuh, khususnya tulang panggul.


Gejala

Pada awal penyakit, tidak ada gejala, namun seiring berjalannya waktu, muncul nyeri punggung bawah dan nyeri leher, postur bungkuk, dan penurunan tinggi badan secara bertahap. Pada kasus lain tanda awal yaitu patah tulang (iga, pergelangan tangan, atau panggul). Tulang belakang dapat patah (menjadi lebih rata terkompresi) dan patah, yang merupakan patah tulang tersering. Patah tulang panggul dapat menyebabkan cacat terparah.


Penyebab

Pembentukan tulang normal membutuhkan mineral kalsium dan fosfat. Jika tubuh kekurangan kalsium dari makanan, produksi tulang dan jaringan tulang dapat terganggu.
Penyebab utama osteoporosis yaitu penuaan, yang menyebabkan penurunan estrogen pada wanita saat menopause dan penurunan testosteron (hormon pria) pada laki-laki.
Tulang Anda selalu melakukan pembaharuan – tulang baru dibuat dan tulang lama dirusak. Saat Anda muda, tubuh Anda membuat tulang baru lebih cepat dari perusakan tulang lama dan massa tulang Anda bertambah. Kebanyakan orang mencapai massa tulang puncaknya saat berusia 20an. Akibat penuaan, massa tulang lebih cepat rusak dibanding pembentukannya.

Pengobatan
Mengubah gaya hidup dapat menurunkan risiko patah tulang. Misalnya melakukan olahraga dan menguatkan otot secara teratur, berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol dan diet cukup kalsium (minimal 1200 mg/hari) dan vitamin D (minimal 800 IU/hari). Suplemen kalsium dapat meningkatkan masuka kalsium, dan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Terapi berfokus pada memperlambat atau menghentikan tulang keropos untuk mencegah patah tulang dengan menurunkan risiko jatuh.

Pengobatan di Rumah 
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi osteoporosis:
  • Lakukan kontrol sesuai anjuran untuk memonitor perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda
  • Dengarkan anjuran dokter Anda, jangan konsumsi obat tanpa resep atau tidak meminum obat
  • Konsul dengan terapis fisik atau rehabilitasi untuk olahraga penguat otot Anda
  • Diet kaya kalsium dan vitamin D. Ikuti diet sehat, makanan kaya kalsium seperti produk susu, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau
  • Jangan merokok