Toxoplasma: Penyakit yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil


Toksoplasmosis atau infeksi toxoplasma adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh parasit Toksoplasma gandii. Toksoplasma memengaruhi saluran pencernaan (termasuk mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus), jantung, saraf, dan kulit.


Gejala

Ciri toxoplasmosis yang paling marak timbul adalah gejala mirip seperti flu, termasuk demam, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan kelenjar getah bening membengkak.
Orang sehat yang terpapar toksoplasma biasanya punya daya tahan tubuh kuat sehingga tidak mengalami gejala apa pun karena parasit hanya akan “tertidur” dalam tubuh. Namun apabila daya tahan tubuh menurun, kondisi ini akan memicu untuk parasit penyebab toksoplasme “terbangun” dan memulai perkembangan gejala nyata.
Itu kenapa jika Anda sudah lebih dulu memiliki HIV/AIDS, sedang menjalani kemoterapi, atau baru menjalani transplantasi sebelum terpapar parasit toxoplasma, akan ada kemungkinan untuk mengalami gejala infeksi yang lebih serius akan muncul, termasuk:
  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Koordinasi motorik yang buruk
  • Gerakan tak terduga pada kaki atau tangan
  • Masalah kerja pada paru-paru dan infeksi umum pada pasien dengan AIDS
  • Penglihatan kabur karena infeksi retina yang berat.
Beberapa infeksi pada tahap awal kehamilan juga akan menyebabkan keguguran atau kematian janin. Anak yang bertahan hidup pada akhirnya akan memiliki berbagai masalah yang serius seperti:

  • Kejang
  • Pembesaran limpa pada hati
  • Mata dan kulit kuning
  • Infeksi mata yang parah
  • Berkurangnya kualitas pendengaran
  • Gangguan psikotik

Penyebab

Penyebabnya adalah parasit mikroskopis yang disebut Toxoplasma gondii. Penyakit ini dapat ditularkan saat kita memakan daging dari hewan yang terinfeksi yang belum dimasak (terutama domba dan babi) atau melalui kontak dengan kotoran kucing atau kandang kucingnya jika kucing terinfeksi.


Pengobatan

Kebanyakan orang yang terinfeksi toxoplasmosis stadium ringan tidak membutuhkan pengobatan. Lainnya mungkin memerlukan obat resep seperti antibiotik atau antibiotik parasit sulfadiazin dan pirimetamin selama 4-6 minggu atau lebih.
Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya sensitivitas cahaya meningkat, perdarahan, atau memar. Dokter Anda mungkin akan melakukan tes darah untuk mengawasi efek samping lainnya.
Untuk mengurangi demam, gunakan paracetamol. Tidak ada diet tertentu untuk pasien toksoplasmosis namun pasien membutuhkan minum air dalam jumlah yang banyak.