Batuk Bisa Merupakan Gejala Penyakit Tertentu!


Batuk berdahak terjadi ketika tubuh menghasilkan lebih banyak dahak atau lendir pada saluran pernapasan. Sementara batuk kering merupakan batuk yang tidak mengeluarkan dahak. Batuk juga bisa merupakan gejala dari penyakit tertentu.

Pada batuk berdahak, batuk juga bertujuan mendorong lendir dari sistem pernapasan sehingga Anda dapat bernapas lebih mudah.  Sedangkan pada batuk kering, di mana dahak tidak banyak diproduksi atau justru tidak terdapat dahak sama sekali, dorongan untuk batuk umumnya karena rasa gatal di tenggorokan.


Penyebab

A. Batuk Berdahak

Penyebabnya adalah infeksi oleh virus atau bakteri. Ketika saluran pernapasan terinfeksi, tubuh akan memproduksi lebih banyak lendir. Fungsinya untuk menjebak dan mengeluarkan organisme penyebab infeksi. Batuk, bertujuan untuk mengeluarkan lendir tersebut.
Beberapa kondisi yang dapat memunculkan gejala:

1. Pneumonia
Merupakan peradangan pada paru-paru akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur. Batuk awalnya tidak berdahak, namun setelah beberapa hari akan menjadi batuk berdahak bercampur darah.

2. Bronkitis
Adalah peradangan pada lapisan dinding bronkus yang fungsinga membawa udara dari dan ke paru-paru dan sering mengeluarkan dahak yang tebal dan berwarna.

3. PPOK
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) penyakit yang menyebabkan kesulitan bernapas, akibat paparan zat iritan dalam jangka waktu yang lama.

4. Asma
Adalah penyakit menahun yang menyebabkan penderitanya mengalami batuk dan sesak napas.

Cara mengatasinya

Apabila bentuk berdahak disebabkan oleh virus, Anda cukup minum air putih yang banyak dan beristirahat. Apabila penyebabnya bakteri, dibutuhkan pengobatan menggunakan antibiotik sesuai resep dokter.

Jika batuk berdahak dirasa mengganggu, beberapa jenis obat mukolitik atau ekspektoran seperti bromhexine HCl dan guaifenesin dapat digunakan untuk mengatasinya. Bromhexine HCl dan guaifenesin bekerja dengan cara mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari saluran pernapasan.

B. Batuk Kering

Penyebab batuk kering di antaranya:

1. Alergi
Ketika tubuh bereaksi terhadap pemicu alergi (alergen) yang masuk ke saluran pernapasan, maka akan terjadi batuk-batuk untuk mengeluarkan zat tersebut. Gejala lain pada batuk karena alergi yaitu gatal, bersin-bersin, dan pilek.

2. Asam Lambung
Terjadi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan

3. Asma
Dapat memicu batuk berdahak, namun lebih sering batuk kering.

4. Infeksi Virus
Ketika terinfeksi virus flu, biasanya Anda akan mengalami batuk berdahak. Namun setelah pilek sembuh, Anda mungkin mengalami batuk kering akibat infeksi saluran napas yang menjadi sensitif setelah terserang virus.

Jika dirasa semakin mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat untuk batuk kering yang mengandung diphenhydramine HCI dan ammonium klorida. Diphenhydramine termasuk ke dalam kelompok obat antihistamin, yang gunanya mengurangi reaksi alergi, termasuk batuk kering. Sedangkan ammonium klorida berperan sebagai ekspektoran untuk membantu mengeluarkan zat pemicu batuk dari saluran pernapasan.