Gangguan Muskuloskeletal, Sakit Pinggang Jangan Dibiarkan!


Gangguan muskuloskeletal adalah kondisi mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, tendon, dan saraf serta tulang belakang. Gangguan ini merupakan penyakit degeneratif yang menyebabkan jaringan tubuh rusak secara lambat laun. Beberapa gangguan umum dari penyakit ini:

1. Nyeri pada punggung bagian bawah
2. Fibromyalgia
3. Encok
4. Osteoarthritis
5. Radang sendi
6. Tendinitis


Gejala

Gejala akan bervariasi pada setiap orang, tetapi gejala umumnya sebagai berikut:
1. Nyeri
2. Kelelahan
3. Gangguan tidur
4. Peradangan, pembengkakan, kemerahan
5. Penurunan rentang gerak
6. Kesemutan
7. Mati rasa
8. Kelemahan otot atau kekuatan cengkraman menurun


Penyebab

Penyebab pasti dari nyeri tergantung pada:
1. Usia
2. Pekerjaan
3. Tingkat aktivitas
4. Gaya hidup


Faktor Risiko

1. Paksaan, seperti menggunakan kekuatan seperti mengangkat, menarik, mendorong, dan membawa barang berat
2. Pengulangan, yakni melakukan tindakan berulang menggunakan sendi atau otot yang sama
3. Postur, membungkuk atau memutar tubuh dalam waktu yang lama
4. Getaran, mengoperasikan mesin, peralatan yang bergetar

Kegiatan dan olahraga mengharuskan kita untuk mengerahkan kekuatan tertentu. Ketika kekuatan yang diperlukan melebihi jumlah yang disanggupi tubuh Anda, itu akan menyebabkan kerusakan. Kerusakan dapat terjadi dari gerakan tunggal atau gerakan berulang dari waktu ke waktu.
Ketika bagian tubuh Anda digunakan berulang-ulang, dengan sedikit istirahat tanpa memberikan waktu pemulihan untuk tubuh, maka nyeri sering terjadi pada bagian tersebut. Bahkan jika paksaan kekuatan bersifat rendah dan dengan postur yang baik, tindakan berulang seperti mengetik, dapat menyebabkan kelelahan, kerusakan jaringan, dan, akhirnya, rasa sakit dan ketidaknyamanan. Risiko terkena gangguan muskuloskeletal meningkat ketika kecepatan aktivitas meningkat, atau ketika tubuh dalam posisi canggung.
Postur tubuh yang buruk adalah ketika bagian tubuh Anda jauh dari “sikap netral.” Postur netral adalah postur di mana tubuh Anda menerima sedikit tekanan dari kegiatan Anda, yaitu:
  • leher dan punggung yang selaras dan tidak memutar
  • lengan dekat dengan sisi tubuh
  • pergelangan tangan lurus sejalan dengan lengan
  • jari secara alami menekuk
Dengan memaksa sendi Anda berada dalam posisi canggung atau tidak wajar, maka semakin tegang otot, tendon, dan ligamen di sekitar sendi. Sebagai contoh, ketika Anda mengangkat beban, lengan Anda sepenuhnya terentang, siku dan bahu sendi berada pada akhir rentang gerak mereka. Beban yang berat, ditambah tarikan berulang pada posisi ini, dapat menyebabkan risiko cedera lebih tinggi.
Beberapa pekerjaan membutuhkan seseorang untuk menangani kekuatan besar. Misalnya, mengangkat beban dapat menempatkan tekanan pada punggung bawah Anda dan berpotensi merusak baik cakram tulang belakang dan tulang belakang.
Anda juga dapat secara tidak sengaja menempatkan tekanan pada sendi Anda saat bekerja, seperti mengistirahatkan siku atau tangan di atas meja, yang dapat berpotensi menyebabkan kerusakan tendon, otot, pembuluh darah, dan saraf di bawah kulit. Hal ini sering disebut sebagai stres kontak.
Bekerja dengan alat berat yang bergetar dapat juga menyebabkan gangguan muskuloskeletal. Alat seperti pisau cukur, penggiling, atau traktor dan peralatan konstruksi dapat mempengaruhi pembuluh darah dan saraf di tangan-lengan atau seluruh tubuh Anda. Ini dapat berkembang menjadi masalah muskuloskeletal.

Pengobatan
Untuk nyeri ringan, Anda bisa mendapatkan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol. Untuk sakit yang lebih parah, Anda mungkin perlu penghilang rasa sakit yang lebih kuat dan memerlukan resep dokter. 
Pengobatan lainnya:
1. Teknik relaksasi
2. Suntikan obat anestesi atau anti-inflamasi
3. Perawatan chiropractic
4. Terapi pijat
5. Penguatan otot dan latihan peregangan