Pengobatan Alternatif Manfaat Kacang Bagi Penderita Diabetes

Pengobatan Alternatif 



Manfaat Kacang Bagi Penderita Diabetes



Timbul pertanyaan, apakah kacang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes? Kacang termasuk sumber makanan yang tinggi karbohidrat. Penderita diabetes tidak mampu mencerna karbohidrat dengan sempurna karena tidak memproduksi cukup insulin. Itu sebabnya kadar gula penderita diabetes selalu tinggi.

Namun berikut manfaat dan risiko yang perlu penderita diabetes perhatikan:

Manfaat:

1. Mengendalikan gula darah
Kacang termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah yakni IG 13, kacang kedelai 15, dan selai kacang sekitar 14. Makanan dengan IG rendah baik untuk penderita diabetes karena membuat penderita kenyang lebih lama, mengendalikan gula darah, dan mengurangi resistensi insulin. Kacang juga membantu mengurangi lonjakan insulin pada makanan dengan IG tinggi saat dimakan bersama.

Kacang juga diperkaya oleh magnesium, yang turut berperan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Satu porsi kacang tanah (28 buah) bisa mencukupi 12 persen kebutuhan magnesium harian tubuh.

2. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler
Memiliki diabetes dapat meningkatkan risiko terserang penyakit kardiovaskuler sebagai salah satu komplikasinya. Pasalnya, diabetes dapat merusak pembuluh darah sehingga  lebih rentan terhadap berbagai penyakit jantung. Kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) dapat menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah otak dan akihrnya perdarahan, yang berujung pada stroke. Penyakit kardiovaskuler meningkatkan risiko kematian pada penderita diabetes.

Sejumlah penelitian melaporkan bahwa rutin makan kacang dapat mengurangi peluang terserang penyakit kardiovaskuler hingga 34%, karena kacang kaya akan magnesium. Selain itu, sebuah studi melaporkan bahwa mengonsumsi kacang selama 30 minggu, mampu menurunkan kadar trigliserida dalam darah hingga sebesar 24 persen serta menaikkan kadar magnesium dalam tubuh. Dia hal inilah yang mampu menurunkan risiko Anda terhadap penyakit kardiovaskuler

3. Membantu mengendalikan berat badan
Kacang adalah sumber makanan tinggi protein, asam oleat, dan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu kenyang lebih lama. Efeknya, keinginan ngidam makanan manis atau junk food lainnya bisa lebih terkendali sehingga Anda dapat mempertahankan berat badan yang sehat.

Risiko mengonsumsi kacang terlalu banyak
Sah-sah saja untuk orang yang punya diabetes makan kacang sebagai camilan, tapi perhatikan porsi dan cara pengolahannya.
Kacang-kacangan itu sendiri sebenarnya sudah tinggi kalori. Seratus gram kacang tanah mentah mengandung sekitar 500-600 kalori. Nah, kacang-kacangan biasanya diolah dengan cara digoreng dengan tambahan garam dan gula. Tambahan lemak, kalori, garam, dan gula inilah yang menjadikan kacang tidak lagi baik bagi diabetes jika dikonsumsi terlalu banyak.
Selain itu yang perlu diperhatikan adalah kandungan omega-6nya. Kacang tanah termasuk tinggi kandungan omega-6. Terlalu banyak omega-6 dapat meningkatkan peradangan, yang dapat meningkatkan risiko obesitas pada penderita diabetes.
Beberapa literatur medis juga mengatakan bahwa berlebihan makan kacang tanah justru menurunkan kadar mineral dalam tubuh, yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami gagal ginjal.
Jadi, konsumsilah kacang dalam porsi yang sewajarnya. Daripada digoreng, Anda bisa mengolah kacang-kacangan favorit Anda dengan cara dipanggang tanpa tambahan garam dan gula.